Makanan organik dipercaya oleh sebagian orang lebih sehat karena minim paparan pestisida, bahan kimia atau suntikan hormon. Meskipun bahan makanan organik lebih mahal, namun ada beberapa bahan makanan yang sebaiknya tetap dipilih dari jenis organik.
Kira-kira bahan makanan apa saja yang banyak mengandung bahan kimia dan lebih baik memilih dari yang jenis organik?
Berikut 9 makanan yang sebaiknya dipilih dari jenis organik seperti dikutip dari Ivillage, Selasa (20/3/2012) antara lain:
1. Daging sapi
Jika memilih daging yang bersertifikat organik, setidaknya dapat yakin bahwa dapat menghindari sapi yang sering disuntik hormon dan antibiotik.
2. Telur
Telur merupakan bahan makanan yang sering dikonsumsi oleh banyak orang. Karena telur dapat diolah menajdi berbagai menu makanan sehari-hari. Oleh karena itu, maka sebaiknya memilih telur organik untuk dikonsumsi sehari-hari.
3. Beras
Tanaman padi konvensional mengandalkan penggunaan pestisida berat. Air dan tanah di sekitar sawah telah banyak terkontaminasi dengan banyak bahan kimia, seperti pestisida.
Beras juga merupakan makanan pokok sehari-hari, maka dengan memilih beras organik dapat efektif untuk menghindari paparan bahan kimia.
4. Gandum
Residu pestisida ditemukan dalam banyak gandum, yang merupakan bahan utama sereal.
5. Jagung
Makanan olahan yang dibuat dari jagung (jagung chip, tortilla, popcorn, dan roti jagung) adalah salah satu jenis makanan yang banyak menyebabkan anak-anak terpapar residu organofosfat.
6. Tomat
Lebih dari 75 persen dari tomat digunakan untuk makanan olahan, termasuk saus tomat. Maka sangat masuk akal untuk memastikan mendapatkan tomat organik.
Penelitian telah menemukan bahwa, tomat organik mengandung lebih dari 50 persen lebih banyak antioksidan.
7. Selai kacang
Peternakan kacang di Amerika Serikat kebanyakan menggunakan praktik pertanian konvensional, termasuk penggunaan fungisida.
Karena residu fungisida dan pestisida dapat terpapar ketika anak-anak makan selai kacang hampir setiap hari.
Maka masuk akal untuk beralih ke jenis organik. Selai kacang organik juga kurang mungkin mengandung aditif seperti sirup jagung tinggi fruktosa.
8. Apel
Jus apel, saus apel dan apel segar sedapat mungkin harus pilih dari jenis organik. Apel adalah salah satu buah yang dapat mengandung pestisida berat. Maka, sebaiknya pilih apel dari jenis organik.
9. Strawberry
Strawberry adalah buah yang paling banyak terkontaminasi bahan kimia di Amerika Serikat.
Maka sebaiknya ketika akan membeli strawberry, pastikan dari jenis organik.
sumber: detik health
Selengkapnya...
Tampilkan postingan dengan label tanaman organik; online shop; belanja online; online; belanja; toko online; toko beras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanaman organik; online shop; belanja online; online; belanja; toko online; toko beras. Tampilkan semua postingan
Jumat, 08 Juni 2012
Untuk 9 Jenis Pangan Ini, Ayo Pilih yang Organik!
Label:
bahan organik,
beras merah organik,
makanan organik,
organik,
tanaman organik; online shop; belanja online; online; belanja; toko online; toko beras
Rabu, 21 Desember 2011
AOI (Aliansi Organis Indonesia) Dorong Pemerintah Untuk Akui PGS
Aliansi Organis Indonesia (AOI) kini tengah berjuang membantu petani kecil untuk mendapatkan sertifikasi dengan harga terjangkau. Melalui program Penjaminan Partisipatif atau yang lebih dikenal dengan nama PAMOR, AOI giat mensosialisasikan program ini baik melalui edukasi ke konsumen maupun ke pihak pemerintah (departemen pertanian).
Kasus ditolaknya produk organik dari Kelompok Tani Brenjonk di Jawa Timur oleh sebuah super market di kota Surabaya karena belum memiliki sertifikat organik pihak ketiga menjadi salah satu pemicunya. Padahal disatu sisi, kelompok ini telah memperoleh sertifikat organik PAMOR Indonesia (Sistem Penjaminan Partisipatif) yang mempunyai kredibilitas yang sama dengan sertifikasi pihak ketiga.
Kasus ini hanya merupakan satu kasus dari sekian banyak kasus dimana begitu sulitnya produk organik petani kecil memasuki pasar, terutama pasar-pasar utama/mainstream. Kendalanya adalah masih lemahnya pemahaman pemerintah, pelaku pasar, konsumen dan publik mengenai substansi sistem penjaminan atau sertifikasi didalam pertanian organik.
“AOI kini tengah mendorong pemerintah agar mengakui sistem PGS (Participatory Guarantee System/Penjaminan Partisipatif) kita,” kata Rasdi Wangsa, Direktur Eksekutif AOI di seminar Potensi, Peluang dan Tantangan dalam Penerapan Sistem Penjaminan Partisipatif Produk Pertanian Organik Petani Kecil di Indonesia yang diselenggarakan oleh AOI di Jakarta, 8 Oktober 2011.
Rasdi mengatakan bahwa pendekatan regional adalah salah satu cara yang dilakukan oleh AOI untuk mensiasati biaya sertifikasi yang tidak terjangkau oleh petani kecil. Karenanya dalam system yang dibangun AOI, ada PAMOR wilayah (7 PAMOR wilayah –red) yang akan mensertifikasi di regional-regional tersebut agar jarak antara petani dan lembaga sertifikasi dekat. Saat ini di Indonesia ada sekitar 60.000 petani yang sudah mengakses PGS.
Sementara itu Agus Kardinan, peneliti yang juga penggiat organic juga turut berbagi pengalaman ketika mengikuti IFOAM General Assembly di Korea baru-baru ini. Beliau mengatakan bahwa masalah klasik PGS dunia adalah tidak diakui oleh pemerintah. Menurutnya, beberapa masalah klasik PGS dunia adalah: belum adanya pengakuan dari pemerintah, pemerintah telah mengakui system sertifikasi pihak ketiga, terdapat logo nasional, bukan lagi voluntary tapi sudah mandatory, dan tidak boleh mengklaim organic atau sejenisnya.
“Nah, bagaimana caranya agar diakui? Memang tugas pemerintah untuk memfasilitasi melalui LSO (Lembaga Serfifikasi Organik-red), namun, petani kecil juga harus difasilitasi,” katanya.
Karenanya beliau sangat mendukung dengan adanya PAMOR yang bergerak secara bottom up. Dan berharap agar PGS di Indonesia sama seperti di Amrika dan Brazil dimana PGS berkembang sangat pesat dan mampu mencukupi kebutuhan pasar lokal. (SNY)
sumber: http://pamor-indonesia.org/pamor/pamor.php
Selengkapnya...
Label:
aliansi organis indonesia,
beras,
petani; beras merah organik,
tanaman organik; online shop; belanja online; online; belanja; toko online; toko beras,
toko online
Langganan:
Postingan (Atom)
